Monday, November 2, 2015

TEORI TRANSACTIONAL ANALYSIS

Assalammualikum dan selamat pagi....

Tahun 2015 rasanya kejap sahaja berlalu....tiba-tiba bila teringat hendak menjengah blog baru terperasan rupanya dalam tahun 2015 ini baru satu artikel dikeluarkan. Kesibukkan menghalang saya untuk bergiat aktif semula dalam dunia bloging... rindu rasanya saat-saat boleh berkongsi apa sahaja cerita di dalam blog. Bila la agaknya dapat menjadikan diri ini rajin mengeluarkan artikel sehari satu artikel hahahhaah...so tanpa melenggahkan masa saya sebenarnya nak membuat sedikit pencerahan berkaitan tajuk post yang hendak saya bincangkan...ini memandangkan baru-baru ni mendapat pangilan dari seorang rakan semasa saya bertugas di Jabatan Kebajikan Masyarakat Daerah Mersing dahulu...Post ini khas untu En Rafi yang sedang melanjutkan pelajaran dan hendak tahu dengan lebih lanjut berkaitan dengan teori berkaitan iatu "Teori Transactional Analysis" 


Konsep Dasar Transactional Analysis (TA)
Transactional analysis (TA), merupakan salah satu teori kognitif , dikembangkan oleh Eric Berne pada awal tahun 1960. Teori ini menjadi terkenal setelah penerbitan dua buku terlaris: Berne’s Games People Play (1964) dan Thomas Harris’s I’m OK; You’re OK (1967).
Eric Berne lahir pada tahun 1910 di Montreal, Kanada, di mana Ayahnya adalah seorang dokter dan ibunya adalah seorang penulis dan editor. Merupakan sebahagian dari pelatihan analisisnya yang diawasi oleh Erik Erikson. Kemudian ia membuat penelitian di rumahnya pada tahun 1950 dengan analisis dan prektikal yang berjadual. Pada tahun 1950, Berne di tolak untuk keanggotaan dalam Psychoanalytic Institute dan kemudian beliau mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan diri dari psikoanalisis dan mengembangkan transactional analysis secara bersendiri. kebanyakkan dasar teori ini dipengaruhi oleh Adler ..Life style (Adler), Life script (Berne). Inferioriti (Adler, I am not Ok (Berne). Kaunselor atau terapist lebih kepada guru dan Klien lebih kepada pelajar (Corsini, 1977). 

Dusay (1977) menjelaskan methode utama TA dalam empat fasa iatu :
·         Structural analysis: Pemahaman apa yang terjadi dalam diri individu
·         Transactional analysis: Menggambarkan apa yang terjadi antara dua orang atau lebih
·         Game analysis: Memahami transaksi antara individu yang mengarah pada perasaan buruk
·         Script analysis: Memahami rencana hidup seseorang

Structural Analysis
Dalam analisis ini, setiap orang dianggap memiliki tiga fungsi ego: anak-anak, orang tua, orang dewasa. Berne mendefinisikan keadaan ego sebagai ”pola konsisten dari perasaan dan pengalaman yang berkaitan langsung dengan pola konsisten suatu perilaku”.


The child ego state adalah perkembangan yang pertama. Ini merupakan bahagian dari keperibadian yang ditandai dengan keanak-anakan. Perilaku anak kecil yang menggambarkan rasa ingin tahu, egois, mudah mennangis. Keadaan ego anak terdiri dari dua subdivide: sifat kekanak-kanakan dan anak adaptif
The natural child adalah bahagian dari orang yang spontan, impulsif, masih berorientasi, dan sering egois dan bersenag-senang. Sifat anak-anak ini juga intuitif, kreatif, dan responsif terhadap nonverbal.
The adaptive child adalah bahagian dari keperibadian yang sesuai dengan keinginan dan tuntutan dari pandangan orang tua.
The parent ego state menggabungkan sikap dan perilaku dari orang tua.
The nurturing parent adalah bahagian dari kegembiraan,pujian.
The adult ego state tidak terbagi atau terkait dengan usia seseorang.
Cara kedua untuk memahami dan memprediksi perilaku manusia meliputi diagram transaksi ego-state. Diagram dari analisis transaksional adalah interpersonal, berbeda dengan diagram intrapersonal dari analisis struktural. Transaksi dapat terjadi pada satu dari tiga tingkatan: complementary(Komplementer), crossed(Silang) , or ulterior (Tersembunyi).
Game Analysis
Permainan adalah transaksi motivasi tersembunyi yang muncul sebagai pelengkap di awal tetapi berakhir dengan perasaan buruk. Seseorang bermain permainan untuk menyusun waktu, mendapatkan pengakuan, membuat ramalan lainnya. Ada tingkat pertama, tingkat kedua, dan tingkat ketiga dalam permainan.
-          Tingkat pertama permainan adalah permainan yang dimainkan dikalangan sosial dengan siapapun yang bersedia mengambil bahagian.
-          Tingkat kedua permainan terjadi apabila permainan lebih serius, biasanya di gunakan dikalangan yang lebih akrab.
-          Tingkat ketiga permainan biasanya meliputi kerosakkan jaringan (Pemikiran Negatif), dan para pemain berakhir di penjara, hospital atau kamar mayat.

Script Analysis
Berne percaya bahawa setiap orang membuat senario kehidupan, atau rencana hidup, di awal masa kanak-kanak pada usia 5 tahun, senario ini yang menentukan bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain berdasarkan interpretasi dari peristiwa eksternal. Pesan-pesan positif yang diberikan untuk anak sebagai hak akses dan tidak membatasi orang dengan cara apapun. Pesan negative lebih kuat dan dapat menjadi dasar untuk merosakkan senario.
Berikut menunjukkan beberapa pola script negatif yang umum:
·         Never scripts: seseorang tidak pernah mendapatkan apa yang ia inginkan kerana dilarang orang tuanya. (“menikah itu buruk, jangan pernah menikah”). 
·         Until scripts: seseorang harus menunggu sampai waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu sebelum dia mendapatkan reward (hadiah) (“kamu tidak boleh bermain hingga pekerjaan kamu selesai”). 
·         Always scripts: seseorang mengatakan kepadanya bahwa sangat penting untuk menyudahkan sesuatu pekerjaan yang sama hingga selesai (“kamu  sebaiknya selalu menyiapkan pekerjaan yang telah kamu mulai”). 
·         After scripts: seseorang mengira akan mengalami kesulitan setelah masa tertentu (“setelah usia 40, hidup akan menurun”). 
·         Open-ended scripts: seseorang tidak tahu apa yang harus ia lakukan setelah mengorbankan waktu (“bekerja keraslah ketika kamu masih muda”). 
            Terdapat pula miniscripts dalam hidup seseorang yang fokus pada “minute by minute occurances”. Beberapa miniscripts yang umum adalah “be perfect,” “be strong,” “hurry up,” “try hard,” “please someone.” Kelima perintah ini disebut drives (dorongan), memberikan jalan keluar naskah hidup mereka, tetapi hanya sementara.
            Naskah hidup yang ideal dalam istilah TA adalah diinformasikan oleh keadaan “saya OK, kamu OK” (mendapatkannya dengan keadaan) (Harris, 1967). Tetapi orang bisa menjalankan 3 keadaan untuk perkembangan personaliti : saya OK
menurut "Healthy parenting practices"
  •  individu yang mampu berpandang "self positif"  apabila perkembangan melalui (I am OK) dan orang lain (you are OK). 
  • "Negative parenting practices" akan membentu individu lebih kepada (I am not OK) dan (you are not OK). 
  • "Normal personality development" akan mengekalkan pandangan positif (I am OK, you are OK) 
Jenis-jenis transaksi : 
Transaksi merupakan inti dari konsep AT. Istilah transaksi sebenarnya adalah istilah yang sering dipergunakan dalam lapangan komunikasi. Sesuai dengan teori ini, transaksi diertikan sebagai hubungan stimulus respons atau duaego state. Transaksi akan terjadi bila seseorang (A) memberikan rangsangan (stimulus) kepada orang lain (B), B memberi respons dan pada gilirannya respons B itu menjadi stimulus bagi A dan begitu seterusnya.
Menurut Berne, transaksi itu terjalin antar ego state. Kalau dua orang berada pada suatu ruangan, berarti pertemuannya 6 ego state. Dari sudut ego state ini, Berne mengemukakan adanya 3 macam, yaitu transaksi yang bersifat Complementary (Komplementer), Crossed (Silang), dan Ulterior (Tersamar atau sembunyi).
1.    Transaksi Komplementer (Complementary Transactions)adalah transaksi yang arah transaksi stimulus-responsnya konsisten. Dengan kata lain, Transaksi Komplementer adalah transaksi antar dua ego state yang sama, seperti P dengan P, A dengan A, atau C dengan C. Contoh transaksi P-P lihatlah orang yang tengah bertengkar atau membuat diskusi masalah dunia. Contoh A-A seperti seminar atau berbicara tentang pekerjaan. Contoh C-C orang bercinta atau bersenang-senang bersama. Ada Sembilan kemungkinan jenis transaksi komplementer (PP,PA,PC,AP,AA,AC,CP,CA,CC). Aturan pertama komunikasi Berne adalah bahwa komunikasi akan berjalan dengan baik selama transaksinya berkerjasama.
2.    Transaksi Silang (Crossed Transaction) merupakan transaksi antar dua ego state yang berbeza. Respons transaksionalnya (a) datang dari ego state yang berbeza dengan ego state yang dituju, dan/atau (b) mengarah ke ego state yang tidak mengirimkan stimulus awalnya. Ada 72 kemungkinan jenis transaksi menyilang, namun hanya beberapa yang sering terjadi, misalnya P–A (ujian skripsi), P–C (guru di kelas), dan A–C (doktor - pesakit).
3.    Transaksi tersamar atau sembunyi  (Ulterior) adalah transaksi antara dua ego namun terjadinya transaksi satu/dua ego lain yang tidak kelihatan atau tertutup, namun dirasakan oleh orang yang melakukannya. Cara lain untuk melihat ini adalah di kalangan interaksi manusia, ada agenda sosial psikologis maupun sosial yang mempengaruhinya. Transaksi yang tak kelihatan itu mengandung kesan psikologis. Transaksi ini dapat terjadi dalam situas sehari-hari seperti ketika seorang jurujual mengatakan kepada seseorang pembeli: “Mungkin Anda semestinya tidak membeli barangan yang indah dan mahal itu”, sementara pesan psikologinya adalah “Ayolah, aku ingin kau membelinya”. Ataupun dari keadaan dalam keluarga, Ayah memarahi anak atas beberapa kesalahan namun ibu menyebelahi anak dengan menegur bapa supaya tidak memarahi anak. Disini kefungsiaan bapa telah hilang dan tersembunyi peranan ibu yang menghalang psikologi bapa dari menegur anak.
Dari ketiga macam transaksi tersebut diatas, maka transaksi yang baik adalah transaksi antara ego state Dewasa (Adult) dengan Dewasa (Adult), kerana lebih bersifat realiti dan logik.

Teknik dalam pendekatan TA
            TA telah menginisiasi sejumlah teknik untuk membantu klien mencapai tujuannya. Diantaranya yang umum adalah analisis struktural, analisis transaksional, analisis  permainan, dan analisis script. Beberapa teknik lain diantaranya:
·         Treatment contract – secara spesifik, secara asasnya kontrak menekankan pada persetujuan atas tanggung jawab untuk kaunselor dan klien (Dusay & Dusay, 1989). Dari kontrak tersebut akan diketahui bila tujuan kaunseling akan tercapai. Beberapa pendekatan perilaku yang  digunakan juga tersenarai dalam kontrak. 
·         Interrogation – meliputi berbicara kepada kedudukan ego dewasa klien hingga kaunselor menerima respon dewasa. Tekniknya kadang kala jadi sangat konfrantatif. Jika tidak digunakan dengan tepat, interogasi menjadi tidak efektif dan hanya menjadi bahan cerita. 
·         Specification – identifikasi terhadap kedudukan ego yang mempunyai transaksi. Spesifikasi dimulai dari kedudukan ego dewasa antara klien dan kaunselor. (klien bertanggungjawab terhadap tingkah lakunya) 
·         Confrontation – meliputi kaunselor menitikberatkan pada perilaku dan perbicaraan klien. Penggunaan  TA pada teknik ini lebih kurang sama dipakai pada teori lain.  
·         Explanation –  terjadi pada level kedudukan ego dewasa. Kaunselor menperihalkan kepada klien mengenai aspek-aspek TA. 
·         Illustration – menjelaskan pada klien atau menguraikan intinya. Memberikan ilustrasi maksudnya adalah menceritakan secara humoris terhadap klien dalam kedudukan egonya seperti anak-anak maupun orang dewasa. (memberi contoh-contoh yang bermakna daripada sesi ini)
·         Confirmation – digunakan ketika melakukan modifikasi perilaku kembali dan maksud kaunselor sampai pada klien. Teknik ini hanya efektif jika klien memperlihatkan ego dewasa yang kuat. 
·         Interpretation – mencakup kaunselor menjelaskan kepada ego anak-anak klien mengenai alasan perilaku klien. Teknik ini merupakan prosedur utama dari psikodinamika dan hanya digunakan ketika klien memiliki kedudukan ego dewasa yang berfungsi secara efektif. (Bantu Klien memahami persepsi pengalaman lalu)
·         Cristallization – terdiri dari transaksi dewasa kepada dewasa dimana klien menjadi peduli bahwa bermain game individual dapat memberikan apa yang ia inginkan. Jadi, klien bebas melakukan sesuai pilihannya, dan proses TA telah sempurna. (komunikasi Adult to Adult)

Kelemahan TA

Disamping analisis dan ajaran Berne ini, yang telah berhasil mewujudkan teori-teori komunikasi kelapangan psikologi, bukanlah bererti teori ini tidak mempunyai kelemahan, banyak kritik dilontarkan pada AT, diantaranya :

  •      Kurang Efisen terhadap Kontrak Treatment
AT mengharapkan, kontrak treatment antara kaunselor-klien harus terjadi antara status ego Dewasa-dewasa. Maknanya  menghendaki klien mengikat kontrak secara realiti, sebagai orang yang memerlukan pertolongan.
Tetapi dalam kenyataannya, cukup banyak ditemui bahwa klien yang punya anggapan negetif terhadap dirinya, atau tidak realistik. Kerana itu, menyukarkan tercapainya kontrak, disebabkan tidak dapat mengungkapkan tujuan apa yang sebenarnya diinginkannya. Sehingga memerlukan beberapa kali pertemuan. Hal semacam ini dianggap tidak efisen dalam pelaksanaannya.
  •      Subjektif dalam Menafsirkan Status Ego
Apakah ungkapan klien termasuk status Ego Orang tua, Dewasa, atau Anak-anak merupakan penilaian yang subjektif. Mungkin dalam hal yang ekstrim tidak ada perbezaan dalam menafsirkannya. Tapi bila pernyataan itu mendekati dua macam status ego akan sulit ditafsirkan, dan mungkin berbeza antara orang yang satu dengan yang lainnya. Kesalahan atau perbezaan dalam menafsirkan status ego ini telah dibuktikan oleh Thomson dalam Dusay (Corsini, 1984) yang telah merakam suatu wawancara kaunseling, kepada kaunselor-kaunselor AT disuruh menganalisis wawancara itu dari 3 macam status ego. Hasilnya memperlihatkan adanya perbezaan penafsiran diantara kaunselor-kaunselor tadi
Di pihak lain error dari pihak klien mungkin pula muncul ke permukaan. Secepat ia memasuki ruangan kaunseling secepat itu pula terjadi perubahan pola komunikasinya. Interaksinya diluar ruangan kaunseling tidak sama dengan didalam ruangan kaunseling. Bisa diluar lebih baik dengan menampilkan status ego dewasa, tapi di dalam ruangan kaunseling lebih banyak menampilakan status ego Anak-anak.
Latar belakang kebudayaan serta bahasa sangat mempengaruhi pemahaman mengenai status ego ini. Kerana itu analisis terhadap status ego ini bila antara kaunselor dengan klien punya latar belakang kebudayaan dan bahasa yang sama. Dan adalah sangat sulit terciptanya penafsiran yang sama pada masyarakat yang punya strata sosial berbeza. Perbezaan dalam memahami status ego ini, menyebabkan sulitnya kesamaan dalam menentukan status ego klien.
  •       Kurang Petunjuk Mengenai Tingkah laku Kaunselor
Bagi orang yang ingin mempraktikkan AT ini perlu petunjuk bagaimana menganalisis transaksi itu secara tepat dan berkesan. Termasuk persoalan bentuk-bentuk responsnya, dan konten dari ungkapan klien. Mungkin di atas telah disebutkan adanya analisis struktur, permainan, Skrip dengan penggunaan beberapa teknik, namun teknik mana yang dipakai dalam menganalisis itu tidak / belum dikembangkan secara khusus dalam teori AT ini. Kerana belum adanya petunjuk khusus ini, orang menganggap AT kurang terperinci, dan tidak ada petunjukanya.



Monday, July 6, 2015

LAMA TIDAK BERSUA, BANYAK YANG INGIN DIKONGSIKAN

6 Julai 2015 bersamaan 19 Ramadhan 1436 H.....jam 8.50 pagi...

Lama rasanya tidak berkongsi dan meluahkan perasaan serta menjenguk teratak maya kepunyai sendiri ini. Melihat kepada perkongsian terakhir pun ianya adalah pada Disember 2014. Sudah 7 bulan dibiarkan teratak maya ini sepi tanpa perkhabaran. Tiba-tiba hari ini terdorong untuk menerjah teratak maya ini membuak-buak dan bagaikan banyak yang ingin diluahkan...bertubi-tubi idea dan perkara yang berlumba-lumba keluar dari minda...namun kekangan masa dan sikap "M" yang besar seperti menjadi batu penghalang kepada jari jemari untuk mencoretkan sesuatu. Banyak perkara gembira yang ingin dikongsikan antaranya adalah..

1) Kisah kesayangan hamba....anak syurga mama yang makin membesar bagaikan juara....

Nama diberi Muhammad Amirul Irsyad...bermaksud Cahaya Pemimpin yang memberi Petunjuk



Semasa bayi....

Genap Sebulan semasa sampai di rumah baru..


Selepas beberapa minggu tinggal dengan mama dan babah


Dan sekarang anak mama dan babah membesar dengan cemerlang...

Gambar terbaru Irsyad tak sempat pindah dari handphone lagi nanti baru update semula....Now Muhammad Amirul Irsyad sudah berumur 7 bulan 11 hari....tarikh lahir Irsyad adalah pada 23 November 2014 dekat dah dengan tarikh lahir mama iatu 25 November 1983. Babah kata senang dan jimat nanti babah buat sambutan jamak je hahahhah. Ini sedikit perkongsian video anak syurga penyejuk hati mama dan babah ini.
 

The First Word yang keluar dari muluT Irsyad yang buat babah cemburu...heheheh

2) Kisah kesayangan hamba yang kedua adalah....kisah kekasih hati hamba sendiri en suami...



Ini gambar en suami dengan anak kesayangan dia...namun bukan ini yang ingin dikongsikan...pada bulan mei yang lalu, en suami selamat menjalani pembedahan membuang sebatang jari kakinya yang telah rosak di Hospital Sultan Ibrahim....so sehingga sekarang en suami sedang berehat di rumah untuk proses pemulihan. Harap en suami semakin tabah dan bertambah kuat dalam menghadapi hari mendatang serta kuat untuk membantu proses pemulihan dengan sepat dan menyeluruh. Mama dengan Irsyad sentiasa ada bersama babah dalam susah dan senang.

3) kisah yang ketiga adalah...hoyehh...permohonan pindah saya telah diproses..dan kini saya berada di Batu Pahat...new places new energy...felling positif mudahan-mudahan ianya menjadi pemangkin untuk saya lebih maju dan mencurahkan khidmat bakti serta menjalankan amanah yang diberikan oleh Allah dalam pekerjaan ini...so rasanya sampai disini sahaja dulu perkongsian..insyaAllah ada rezeki kita bersua lagi...doa saya untuk kalian dan diri saya sendiri juga..supaya mencapai apa yang dihajati dan sentiasa dibawah lindunganNYA...AMIN....











Wednesday, December 17, 2014

TENANG DI PAGI HARI.....


7 ZIKIR PEMBUKA PINTU REZEKI
1. Memperbanyak Membaca – La hawla Wala
Quwwata Illa billah – Barangsiapa yang
lambat datang Rezekinya hendaklah banyak
mengucapkan – La hawla Wala Quwwata Illa
billah (HR. At- Tabrani)
2. Membaca – La Ilaha Illallahul Malikul
Haqqul Mubin -
Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha
illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan
itu akan menjadi Keamanan dari Kefakiran dan
menjadi Penenteram dari rasa Takut dalam
Kubur (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami).
3. Membaca – Subhanallah wabihamdihi
Subhanallahil adziim . Dari setiap Kalimat itu
seorang MALAIKAT yang BERTASBIH kepada
ALLAH Ta’ala sampai hari Kiamat yang
Pahala Tasbihnya itu diberikan Untukmu.
(HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)
4. Membaca Surat Al-IKHLA S:
Barangsiapa membaca Surat AlIkhlas ketika
masuk rumah maka berkah bacaan
Menghilangkan Kefakiran dari penghuni rumah
dan tetangganya (HR. AtTabrani)
5. Membaca Surat Al-WAQIA’AH :
Barangsiapa membaca surat Al-Waqiaah
setiap malam…maka TIDAK akan diTimpa
Kesempitan Hidup” (HR. Al-Baihaqi dalam
Syu’ab Al-Iman)
6. Memperbanyak SELAWAT KEATAS NABI :
Dari Umar bin Khaththab dari Nabi
Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda
bersabda: Barangsiapa Berselawat kepadaku


satu kali Selawat maka ALLAH akan
membalas sepuluh kali Selawat dan
Mengangkatnya Sepuluh DARJAT.
(Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul
Mufrad, Ibnu Abu Syaibah…al-Bazzar….Ibnu
Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul)
7. Melazimkan BERISTIGHAFAR :
Barangsiapa melazimkan Beristighfar nescaya
ALLAH akan Mengeluarkan dia dari segala
Kesusahan dan Memberikan Rezki dari arah
yang tidak diDuga-Duga” (HR. Ahmad, Abu
Dawud dan Ibnu Majjah)
Ya ALLAH berikanlah kami Rezki yang Luas…
yang Halal lagi Baik tanpa Memberatkan
kami….Jika Rezki kami ada diLangit maka
Turunkanlah.
Jika ada diBumi maka
Keluarkanlah. Jika jauh maka Dekatkanlah.
Jika Dekat maka Mudahkan lah.
Jika sedikit maka Banyakanlah.
Jika banyak
maka BERKATI LAH agar kami dapat
menolong ANAK-ANAK YATIM – FAKIR
MISKIN – MEREKA YANG DALAM KESUSAHAN
& KEDHAIFAN.

YA ALLAH……Kabulkanlah doa kami…Aamiiin
YA ALLAH Ya Robbal ‘Alamin.
Semoga ALLAH Mengabulkan Do’a kita.
Semoga Bermanfaat. In shaa ALLAH.....


Monday, August 4, 2014

DUNIA KAUNSELING 1 : TEORI ROGER

Assalammualaikum..... sahabat....hari ini mood kembali ceria dan bertenaga...Terima Kasih Allah kerana memberiku kekuatan ini. So hari ini saya nak kongsi lagi berkaitan dunia yang amat saya suka dan sayang... sebelum ini saya da berkongsi berkaitan dunia kaunseling namun ianya secara asas sahaja. Sesiapa yang belum membaca boleh la singgah DISINI dulu. So now saya nak pergi lebih mendalam lagi sebab saya seronok berkongsi ilmu dengan anda semua. Saya adalah seorang kaunselor yang memegang TEORI ROGER. Namun dalam masa yang sama sedang mendalami TEORI IMAM AL-GHAZALI. So hari ini saya nak kongsi berkaitan TEORI ROGER atau lebih di kenali sebagai teori pemusatan klien dulu ya.


Latar belakang tokoh



Carl Ransom Rogers dilahirkan pada 8 Januari 1902 di Oak Park dan meninggal dunia di La Jolla, California pada 4 Februari 1987 semasa berumur 85 tahun selepas menjalani pembedahan tulang punggungnya yang patah akibat satu kemalangan. Ayahnya merupakan seorang kontraktor dan jurutera. Kedua-dua ibu bapanya sangat berpegang kuat pada agama. Kaluarganya sangat rapat dan adik beradiknya adalah seramai 6 orang. Lima daripada mereka adalah lelaki.


Konsep Utama Terapi
Pandangan terapi terhadap manusia
Rogers berpandangan bahawa manusia adalah rasional, baik dan bertanggungjawab. Manusia boleh membuat keputusan sendiri yang membawa kepada kebebasan dan berdikari. Manusia adalah membina, bekerjasama boleh dipercayai, realistik dan sanggup bersosial. (Rohany Nasir, 2006). Emosi-emosi negatif seperti marah, dan benci memang wujud akibat penafian keperluan seperti sayang, keselamatan dan penerimaan. Andaian-andaian teori adalah seperti berikut :
a. Konsep kendiri adalah persepsi tentang diri kita berdasarkan interaksi kita dengan orang lain.
b. Individu bertingkah laku dalam bentuk yang boleh meningkatkan konsep kendirinya.
c. Hanya dengan pengalaman dan penghormatan barulah individu akan bersedia untuk berkongsi masalahnya.

Othman Mohamad (2005) dan Sapura Sipon (2007), menjelaskan klien bertanggungjawab mendapatkan kesedaran dirinya serta bergerak bertindak ke arah suatu kesedaran yang boleh menguntungkan dirinya dalam keadaan sebenar.

Matlamat terapi
Antara matlamat terapi ialah :
a. Klien mendapat kebbasan dan integrasi sepenuhnya dalam menyelesaikan masalahnya.
b. Membantu klien akan menangani bukan sahaja masalah sekarang tetapi juga masalah yang akan      datang.
c. Membantu perkembangan diri klien.

Proses dan teknik
Setiap individu mempunyai keinginan untuk berkembang, matang dan mencapai atau menuju ka arah kesempurnaan kendiri. Ini adalah satu-satunya pendekatan teraputik yang utama yang bergantung terhadap gerakan dalaman klien untuk menuju ka arah pertumbuhan. Individu dilihat sebagai boleh memulihkan diri sendiri, memerlukan kemesraan dan persekitaran yang menyokong untuk mencapai kepuasan kendiri pada tahap yang tinggi.







 Rogers menyarankan 3 suasana yang fasilitatif iaitu :
a. Ketulenan atau kongrean
b. Penerimaan tanpa syarat
c. Empati

Jika wujud suasana psikologikal itu perhubungan antara kaunselor-klien yang menumpukan penerimaan positif dengan keredaan kaunselor terhadap klienhya, keikhlasan, ketulenan didi dan kongreann dan kefahaman yang empati oleh kaunselor tentang ruang rujuk dalam klien, maka suatu perubahan personaliti akan berlaku dalam diri klien

Kongruen
Kaunselor menjadi dirinya sendiri. Kaunselor bersifat ikhlas, tidak buruk sangka, tidak bersifat ragu-ragu dan tidak berpuara-pura terhadap klien. Semakin dalam kaunselor boleh melibatkan diri dalam kaunseling secara tulen dan tidak berpuara-pura, semakin tinggi kemungkinan klien akan berubah dan berkembang. 






Penerimaan positif tanpa syarat
Menerima klien tanpa mengira syarat tertentu. Keadaan ini menyumbang kepada perkembangan kendiri manusia secara menyeluruh dan bersepadu. Kaunselor menerima tanpa syarat sangat menghargai diri klien dan tidak terpengaruh dengan tingkah laku klien. Sikap ini terjelma dalam penerimaan kaunselor ke atas diri dan juga sikap klien. Ia adalah perasaan ambil berat kaunselor yang tidak dikuasai oleh perasaan berat sebelah atau penilaian perasaan atau tingkah laku klien.



Empati
Kebolehan kaunselor untuk memasuki ruang rujuk klian dan membenarkan diri klien mengalami proses mental dan emosi yang dialami klien. Proses empati juga berlaku apabila kaunselor memahami dan menghayati perasaan klien. Kaunselor melaksanakan teknik empati sepanjang sesi rawatan. Namun begitu, kebolehan kaunselor adalah semasa sesi penerokaan di mana kebolehan kaunselor untuk memasuki ruang rujuk atau dunia klien akan berupaya memahami keadaan diri klien dengan lebih mendalam.

      Mengenal pasti perasaan dapat memberitahu kepada klien bahawa kaunselor sedang mendengar dan menggalakan klien untuk bercakap lebih bebas. Ini boleh mmebantu untuk merangka satu ketetapan yang lebih memuaskan. Mendengar dengan aktif memerlukan kaunselor bekerjsama di dalam proses berkomunikasi. Ini termasuklah:
  1. Parafrasa
  2. Penjelasan
  3. Maklum balas
  4. Kongruen
  5. Mendengar untuk merasa
  6. Menghormati
  7. Penerimaan yang mesra
  8. Konfrontasi
Peranan kaunselor dan klien
Kaunselor
  • Fasilitator
  • Mewujudkan suasana teraputik
  • Membantu klien supaya tidak bersofat defensif bterhadap tingkah lakunya.
  • Menganggap klien sama taraf dengan kaunselor dan berusaha mengenali masalahnta.
  • Berusaha membantu klien mengenali diir dan masalahnya dengan jelas.
Klien
  • Klien memutuskan bahawa dia memerlukan kaunseling dan datang secara sukarela
  • Pada awalnya, klien menghadapi kebimbangan, percanggahan perasaan dan fikiran.
  • Klien bersedia untuk berbincang apabila merasa diterima dan dapat menghayati perhubungan kaunselor dengan klien
  • Klien berasa lebih terbuka dan bebas meluahkan perasaan dan menjelajah diri.
  • Klien cuba untuk mencari penyelesaian dengan bantuan kaunselor.
  • Klien menentukan pilihan dan tindakannya sendiri (dibantu oleh kaunselor).
  • Klien berupaya dan bersedia untuk berubah
  • Klien bersedia untuk terus berkembang dalam usaha mencari matlamat baru.
Limitasi
  1. Tidak terdapat teknik yang khusus.
  2. Kurang panduan tentang  cara mewujudkan hubungan kaunselor dengan klien.
  3. Kebanyakan konsep tidak dapat dibuktikan dan diukur dengan mudah.
* Disebabkan itulah, kebiasaannya saya akan menggunakan teori ini dan mengadun teknik dan strategi dari beberapa teori lain yang bersesuaian dengan konsep Roger.